Kamis, 21 April 2016

hakikat materi

HAKIKAT MATERI
Materi kurikulum hakikatnya adalah isi pendidikan yang meliputi meteri ilmu, penanaman nilai-nilai dan pembentukan sikap.
Menurut imam An-Nahlawi , materi adalah bahan berupa pengetahuan, ketrampilan nilai dan sikap yang mesti dimiliki peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.

Hal-hal yang diperhatikan ketika memilih materi:

1. bersifat ilmiah, tidak mitos,
2. menyesuaikan dengan falsafah yang dianut masyarakat,
3. realitas psiko-fisik peserta didik dan potensi kebutuhannya.
Kontribusi alam untuk menentukan materi, yaitu: IPA, IPS, Humaniora dan ilmu-ilmu agama. Sedangkan kontribusi manusia dalam menentukan materi, yaitu: wajar dan relevan dengan kebutuhan manusia, sesuai dengan fitrah manusia, mempertimbangkan realistis peserta didik.
..Pandangan Para Ahli tentang materi yang diajarkan.
1. Herman H. Horne mengungkapkan:
a. kemampuan yang diperoleh dari belajar dan kebutuhan anak didik (dari psikologi)
b. Tuntutan yang sah dari masyarakat (dari sosiologi)
c. keadaan alam semesta di mana kita hidup (dari filsafat).
2. Imam Al-Ghozali menyatakan:
A. Dari segi larangan atau tidaknya:
a. Ilmu tercela, misal ilmu nujum, dukun
b. Ilmu terpuji, misal ilmu ilmu tauhid, ilmu agama
c. Ilmu terpuji pada taraf tertentu, misal ilmu filsafat
B. Dari segi kepentingan
a. Ilmu Fardu ‘ain, misal ilmu agama
b. ilmu fardu kifayah, misal ilmu hitung, ilmu teknik, dll.

3. Ibnu Kholdun
menurutnya ilmu dilihat dari segi memperoleh ilmu tersebut, dibedakan menjadi tiga, yaitu:
a. Ilmu lisan (bahasa)
b. Ilmu naqli adalah ilmu yang diambil dari kitab suci dan sunnah nabi
c. Ilmu aqli adalah ilmu yang didapat dari cara merasionalisasikan lewat akal pikiran.
 Sedangkan dilihat dari kepentingan peserta didik, yaitu:
a. Ilmu syariat
b. Ilmu filsafat
c. Ilmu alat yang membantu ilmu agama
d. Ilmu alat yang membantu ilmu filsafat.

Rabu, 20 April 2016

HAKIKAT KURIKULUM
  Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
  Sedangkan menurut S. Nasution bahwa kurikulum adalah rancangan pendidikan yang terdiri dari seperangkat komponen pendukung guna mencapai tujuan lembaga pendidikan bersangkutan.
Komponen dalam kurikulum
1. Tujuan
2. Materi
3. Metode
4. sarana dan Prasarana
5. evaluasi
6. sesuai dengan yang dibutuhkan selama masih menyangkut tentang proses belajar-mengajar.
Peranan Kurikulum
1. pedoman penyelenggaraan pendidikan pada jenjang serta tingkat tertentu,
2. sebagai batas (dinamis)  program serta bahan pelajaran yang mesti diberikan pada suatu semester dan tahap pendidikan tertentu,
3. sebagai pedoman guru dalam usaha menyukseskan proses pembelajaran.
Asas-asas penyusunan dan pengembangan Kurikulum
1. Asas Filosofis dan Agama,
2. Asas Sosiologis (kehidupan Masyarakat)
3. Asas Psikologis (kehidupan berpikir peserta didik)
4. Asas Organisatoris (disusun berdasarkan pengembangan psiko-fisik).
Pembahasan kurikulum secara umum
1. pemetaan kurikulum dalam pendidikan islam
a. Kurikulum pragmatis (praktis)
b. Kurikulum teoritis (teori)
c. Kurikulum teologis (ketuhanan)
2. pemetaan metodologi pembelajaran
a. Ketrampilan
b. Kecerdasan
c. Kesalehan atau kearifan.
Prisip kurikulum
1. Prinsip H. Soetomo dan W. Sumanto
a. Prinsip Relevansi (menjawab kebutuhan)
b. prinsip Efektivitas (Pencapaian lembaga)
c. Prisip Efisien (memanfaatkan hal-hal yang ada)
d. Prinsip kesinambungan (urutan Materi)
e. Prinsip Fleksibilitas (secara bijaksana).
2. Prinsip Kilpatrick
a. Meningkatkan kualitas anak didik,
b. Mengarahkan perkembangan peserta didik,
c. Mengembangkan aspek kreatif sebagai uji coba

daftar pustaka

Arifin, Muzayyin. 2014. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Bumi aksara.
Ihsan, Hamdan dan Fuad Ihsan. 1998. Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Janan Asifudin, Ahmad. 2010. Mengungkit Pilar-Pilar Pendidikan Islam. Yogyakarta: SUKA-PRESS.

Rahman Assegaf, Abd.. 2005. Pendidikan Islam Integratif. Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR.